Rezeki itu datangnya tak terduga. tadinya sempat terpikir untuk menunda dulu pelaksanaan akikah kamu dikarenakan faktor finansial (fulus :p) yang sudah kritis dikeluarkan habis-habisan ketika persalinan kemaren. tapi Allah yang Maha Pemuran telah me
mudahkan segalanya. tak di sangka tak di duga ternyata ada saja jalannya agar Ayah segera menunaikan akikah buat kamu ini. semuanya serba dadakan. karena sebelumnya tidak punya rencana, jadi ketika ada kesempatan (waktu) dan biaya mencukupi, langsung deh. kesempatan yang ayah maksudkan itu adalah waktu yang sama dimana Mama Rena dan Papa Iyo juga berencana melaksanakan akikah untuk Raisha. jadi daripada keluarga ini repot buat acara berkali-kali, mendingan disatuin aja. jadilah hari itu akikah kamu berbarengan dengan akikahnya mba chacha.13 Mei 2010 akhirnya terlaksana juga Akikahnya. ngga' pake acara besar-besaran sih, cuma mengundang keluarga detak aja; dari keluarga Darmasuita dan keluarga Rikin, tetangga terdekat serta beberapa teman-teman Bunda. acaranya juga biasa biasa saja, ada baca Qur'an, sambutan, do'a dan ramah tamah serta potong rambut tentunya. karena acaranya kecil-kecilan aja, jadi yang ngisi acaranya juga ya cuma Ayah aja. yang baca Al-Quran Ayah, yang sambutan Ayah, yang baca do'a juga Ayah. untung saja yang di cukur bukan rambutnya Ayah.
Akikah itu prinsipnya adalah ungkapan kebahagiaan dan rasa syukur kepada Allah swt atas karuniaNya berupa kehadiran seorang bayi yang selama ini kami (Ayah dan Bunda) idam-idamkan. rasa syukur tersebut diwujudkan dalam simbol penyembelihan kambing dan berbagi dengan orang yang membutuhkan. seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah, akikah bagi anak laki-laki itu berupa 2 ekor kambing. untungnya Odung punya langganan penjual kambing akikah, namanya H. Ridwan. jadi ayah nitip sama Odung untuk pesan kambing disana, langsung disembelih, dan dimasak menjadi masakan kari dan sate.
Berhubung Ayah pernah berhutang nazar waktu kelahiran kamu, sekalian saja Ayah minta tolong sama Ati untuk membuat 100 box makanan yang akan diberikan ke yayasan yatim-piatu terdekat. hari itu pagi-pagi banget, Ati dibantu sama Tante Pundy dan Mamamnya, dan keluarganya Mama rena pada sibuk ngebungkusin nasi beserta lauk-pauknya. setelah lengkap berjumlah 100, lalu Ayah antarkan makanan tersebut ke 2 tempat. yang pertama yayasan yatim piatu Maulida Fitria, yang kedua yayasan ratna jaya. lega banget rasanya setelah menunaikan nazar ini.
Menjelang siang, satu persatu tamu-tamu datang mengucapkan selamat dan doa atas kelahiran kamu. sebagian juga memberikan hadiah / kado. bicara soal kado, seolah-olah mengingatkan kita semua untuk perlu banyak-banyak bersyukur kepada Allah swt. pasalnya hadiah / kado yang diberikan oleh keluarga, teman-teman, tetangga dan orang yang ikut berbahagia atas kelahiran kamu itu sudah menumpuk di lemari. banyak sekali. hampir-hampir saja lemari itu tidak punya ruang lagi. subhanallah.... selalu Ayah ingatkan Bunda untuk bersyukur karena berlimpahnya rezeki ini. semoga nanti ketika kamu sudah bisa membaca, tulisan ini dapat mengingatkanmmu betapa Maha Pemurahnya Dia kepadamu. berusahalah untuk selalu bersyukur dengan terus meningkatkan kualitas penghambaan dirimu kepadaNya.
Kembali ke cerita tentang akikah. siang menjelang sore, mendadak turun hujan cukup lebat. untung saja hujannya turun ketika tamu-tamu sudah pada makan siang. setelah seluruh seremonial akikah selesai, dilanjutkan dengan acara arisan keluarga Rikin. eh ternyata yang dapat arisan adalah Bunda. hip hip horee...!! setelah arisan keluarga Rikin selesai, dilanjutkan dengan arisan keluarga Darmasuita. sayangnya kali ini kita ngga' dapet. coba dapet, kan lumayan tajir.. hehe... tamu terakhir yang datang hari itu tidak disangka-sangka. keluarga Nyai At dari jambi, datang berkunjung untuk menjenguk kamu. senangnya punya banyak keluarga...
23.03 |
Category: |
0
komentar


Comments (0)