

















Akhir-akhir ini Atilla sering sakit. sakitnya itu sambung menyambung menjadi satu, dari mulai flu, demam, batuk, muntah-muntah sampai cacar. khususnya batuk, sepertinya itu sangat mengganggu, terutama saat tidur. hampir setiap malam ketika batuk itu datang kamu jadi terbangun dan susah untuk tidur lagi. ayah terpaksa harus melarang kamu untuk makan kerupuk lagi. terkadang harus terpaksa tega mencegah kamu makan kerupuk walaupun kamu memintanya sampai menangis-nangis (segitunya...!). mungkin karena terlalu sering dilarang makan kerupuk, akhirnya sekarang kamu tidak terlalu tertarik lagi untuk minta kerupuk. tapi pelampiasannya, minta menyusu kepada bunda!.
Setelah sekian lama membiarkan blog ini nganggur, akhirnya Ayah tergerak lagi untuk kembali menulis dan berceloteh di blog ini. malas yang luar biasa mungkin jadi penyebab utama kenapa begitu lama blog ini tidak ter-update, disamping kesibukan dan kegiatan lain yang menyita waktu serta perhatian, sehingga terbengkalai-lah blog ini selama beberapa bulan terakhir. sepertinya akan banyak cerita dan kejadian beberapa bulan ini yang terlewatkan (dan terlupakan). ngga apa-apa, nanti kalau ingat tinggal diupdate lagi saja. ok, kita mulai saja ceritanya dari suasana lebaran tahun ini.- Atilla sudah bisa bilang Bunda. ini penting banget, karena inilah kata yang dalam beberapa bulan terakhir ini paling dinanti-nantikan oleh bunda. congratulation ya bunda... dah happy kan? :P
- Menyebutkan nama-nama keluarga dekat, Odung, Ati, Mba Fal, Datuk, Nyai, Ayah Puput, Ayah Iyo dll
- Turun dan naik tangga sendiri. pernah terjatuh juga sih waktu awalnya, tapi untungnya cuma beberapa tangga saja. lain kali hati-hati ya...
- Setiap mendengar orang lain membaca do'a, ikut menadahkan tangan dan bilang "amin".
- Selalu bertanya tentang apapun di sekitarnya dengan pertanyaan "ni apa?" dan "ni capa?". pertanyaan begitu suka diulang sampai berkali-kali walaupun sudah di jawab dengan jawaban yang sama.
Bulan Juli 2011 hadir dengan kebahagiaan tersendiri buat Atilla, begitu juga Ayah. kebahagiaan ini dikarenakan mulai bulan ini Bunda sudah tidak lagi menjadi wanita karir (bekerja), setidaknya untuk sementara waktu. Bunda ingin fokus menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. istilahnya bunda, FTM (Full Time Mother). pasti Atilla luar biasa senangnya ditemani terus oleh Bunda. bisa bermain sepanjang hari, belajar banyak hal, bersenang-senang dan melakukan banyak kegiatan lainnya bersama Bunda. semoga hari-hari kedepan semuanya berjalan lebih baik. Atilla tumbuh dalam nilai-nilai yang baik, menjadi anak yang baik, dan Bunda juga mendapatkan kebaikan dari pilihannya ini.

Alhamdulillah terlewati sudah tahun pertama Atilla. ulang tahun pertama ini rasanya lebih spesial karena berbarengan juga dengan masa-masa mulai tumbuhnya gigi, mulai berjalan dan bicara. luar biasa rasanya melihat pertumbuhan kamu yang menakjubkan ini. waktu benar-benar seperti roda yang terus berputar, sementara kita lalai bahwa kita tengah berjalan diatasnya. rasa-rasanya baru sebentar saja semenjak melihat kamu lahir, ternyata waktu itu sudah satu tahun berlalu. baru sejenak rasanya melihat kamu dibedong, tiba-tiba saja tersadar kalau sekarang kamu sudah bisa berjalan.
kepalaku dulu...
Mungkin tiga hal yang paling dinantikan oleh kebanyakan orang tua dalam tahap-tahap awal perkembangan anaknya adalah berjalan, bicara dan tumbuh gigi. dari tiga hal itu, menanti saat gigi kamu tumbuh adalah saat-saat yang paling membuat penasaran. kalau soal berjalan, sudah terlihat tanda-tandanya sejak usia kmau 8 bulan, yaitu kamu sudah bisa berdiri dan berjalan menyusuri dinding. begitu juga bicara, mulai terlihat tanda-tandanya melalui ocehan-ocehan kamu yang bervariasi. tapi kalau gigi, dari sejak usia enam bulan dinanti-nantikan, tidak jua kunjung menampakkan tanda-tanda kemunculannya. Ayah berpatokan enam bulan itu karena mba Raisha sudah tumbuh giginya ketika usia enam bulan, tapi katanya itu termasuk sangat cepat. umumnya gigi pertama itu muncul antara 7-12 bulan. padahal kamu minum susunya kuat lho, kan susu banyak mengandung kalsium (bener ga sih?). saking penasarannya Ayah sampai sering bertanya sama Bunda kapan gigi Atilla tumbuh ya?
Sepertinya Atilla sudah mulai memahami dan belajar dari lingkungan dan orang-orang di sekitar Atilla. sudah mudah dapat berkomunikasi, walaupun baru sebatas isyarat dan dan suara saja. sudah bisa diajak tertawa, berteriak, dan menunjukkan ekspresi-ekspresi yang lain yang menunjukkan bahwa kamu sudah mulai peka dengan lingkungan. kamu juga mulai menunjukkan rasa penasaran yang tinggi terhadap semua hal di sekitar kamu, apa pun itu bahkan terhadap tubuh kamu sendiri. seringkali terlihat kamu menggerak-gerakkan tangan kamu, membuka dan menutup telapak tangan serta memperhatikan gerakannya, sering juga kamu membunyikan getaran "brrrrr" dari dua bibir kamu yang tertutup, atau meniup tangan dan menghasilkan bunyi "brrrr" yang sama. berceloteh (babbling), memasukkan tangan ke mulut, memasukkan mainan ke mulut, memasukkan kertas, kain, handuk, piring, kapas, buku, sudut meja, kursi, laptop dan apa saja yang terjangkau oleh tangan kamu kedalam mulut. kata orang, mungkin itu disebabkan gusi kamu yang gatal karena mau tumbuh gigi. tapi kalau manurut ayah kamu penasaran aja. memenuhi rasa penasaran kamu adalah hal yang menyenangkan buat kamu. dan kamu belajar banyak hal dari rasa penasaran yang menyenangkan itu. Pernah suatu saat kamu sangat penasaran dengan isi laci bunda, kebetulan posisi laci itu dibawah, jadi kamu bisa membukanya. didalam laci itu beberapa botol minuman (vitamin You C1000), satu persatu botol itu kamu ambil dan lempar ke lantai. botol pertama berhasil terlempar jauh. "prankk!!" suara botol kaca / beling itu terjatuh dan menggelinding di lantai. penasaran, kamu ambil botol kedua. sama seperti botol pertama, yang kedua ini juga tidak pecah setelah terlempar ke lantai. masih penasaran, lalu kamu ambil botol yang ketiga dan melemparkannya dengan tenaga yang mungkin lebih besar dari lemparan pertama dan kedua. berhasil!!!! botol ketiga pecah berkeping-keping. mau tau ekspresi kamu saat itu? bengong (melongo). mungkin kamu blm menyadari sepenuhnya apa yg baru saja terjadi. lalu bunda datang menghampiri kamu, dan berkata dengan pelan "Atilla, pecahan botol itu bisa membuat luka dan rasa sakit. jadi atilla tidak boleh memecahkan botol lagi, supaya kita tidak terluka". entah kamu mengerti atau tidak, yang pasti sekarang setiap kamu membuka laci bunda dan mulai menyentuh botol lagi, ayah dan bunda cukup mendehem "ehmmm", dan kamu seperti segera mengalihkan perhatian kamu dari botol itu ke hal-hal yang lain.
Atilla sudah memasuki usia 8 bulan. waktu terasa berjalan sangat cepat, tidak terasa ya, tau-tau kamu sudah 8 bulan aja. sebetulnya waktu berjalan begitu-begitu saja, tapi bagi kita yang kurang memperhatikan (menghargai) waktu, dia terasa seolah-olah berjalan sangat cepat, sehingga kita merasa seolah semuanya terjadi secara tiba-tiba, padahal sebenarnya kita yang melupakan proses yg terjadi didalam rentang waktu itu. masih teringat jelas moment-moment kehamilan bunda sampai kelahiran kamu, eh sekarang serasa tiba-tiba kamu sudah gede aja. sudah rajin merangkak kesana-kemari, berdiri-duduk sendiri dan memegang botol susu sendiri. Ocehannya juga sudah bervariasi, tidak lagi cuma "a..a..a.." saja, tapi sudah nya..nya..nya", "ne..ne..ne..", "pa..pa..pa.." dll.
Sekarang Atilla sudah imunisasi yang ke berapa ya? ayah lupa!, yg jelas terakhir kemaren alhamdulillah Atilla sudah melewati imunisasi yang ke-sekian kalinya. berat kamu terakhir 7.1 Kg. kata dokter, berat badan kamu pas-pasan banget. duh, gimana caranya ya biar berat badan kamu naik. kamu emang terlihat kecil sih kalau dibandingkan dengan anak-anak se-usia kamu. dibandingin ama Giano, sama Muhammad, Fathir dll. padahal kamu nenen-nya udah kuat dan sering banget, dikit-dikit nenen, dikit-dikit nenen, tapi berat badannya segitu-segitu aja. malah berat badan kamu sempat turun drastis.
Hari ke dua lebaran, setelah sholat subuh hati ini digelayuti perasaan bimbang. sebabnya adalah badan Atilla mendadak panas dan terlihat mulai ada gejala flu, sementara sesuai rencana, seharusnya sekitar dua jam lagi kita harus take off ke Jambi. wah posisi Ayah dan Bunda saat itu bener-bener bingung deh. mau berangkat tapi tidak tega, tapi mau dibatalkan juga belum yakin banget. akhirnya setelah memperhatikan dan menimbang-nimbang baik-buruknya, Ayah memutuskan untuk tetap jadi berangkat ke jambi.
Iedul Fitri 1431H ini menjadi lebih lengkap kebahagiaannya, lebih terasa keriangannya dan lebih ramai nuansanya. salah satu sebabnya tentu saja keberadaan Atilla yang membuat lebaran tahun ini menjadi berbeda. menyambut lebaran aja rasanya sudah excited banget, ditambah lagi rencana mudik ke Jambi dengan membawa Atilla, jadi tambah semangat deh lebarannya. mudik lebaran itu seperti sebuah rutinitas, buat kebanyakan orang dilakukan tiap tahun (tiap lebaran). tapi Ayah dan Bunda sudah membuat kesepakatan untuk merayakan lebaran bergantian, jika tahun ini di Jambi berarti tahun depan di Bekasi, begitu seterusnya. mudik itu tujuan utamanya untuk menyambung silaturrahmi dengan keluarga Ayah. karena selama ini kita tinggal di Bekasi, maka mudik ke Jambi buat Ayah sudah seperti sebuah keharusan. kalau di bekasi, ketika Ayah dan Bunda berbuat salah atau khilaf kepada Odung atau Ati kan bisa langsung minta maaf, karena setiap hari bertatap muka. tapi kalau dengan keluarga jambi kan ngga, sebab itulah mudik itu jadi penting buat Ayah. memang selain mudik, media telpon atau sms sudah sering digunakan untuk bersilaturrahmi, tapi tetap saja bertatap muka langsung itu menjadi sebuah keharusan buat Ayah. malah jika memungkinkan, Ayah kepingin sesering mungkin untuk mudik ke Jambi agar hubungan silaturrahmi dengan keluarga Ayah di Jambi tetap terjaga, dan mudah-mudahan itu juga dapat -setidaknya- menyenangkan hati kedua orang tua Ayah (Datuk & Nyai) aminCopyright 2011. All right reserved. Blogger Templates Free Wordpress Templates Design by Good Design Web presents HD TV Watch 90210 Online. Featured on Singapore Wedding Photography.
© 2011 Fajri and Family