Iedul Fitri 1431H ini menjadi lebih lengkap kebahagiaannya, lebih terasa keriangannya dan lebih ramai nuansanya. salah satu sebabnya tentu saja keberadaan Atilla yang membuat lebaran tahun ini menjadi berbeda. menyambut lebaran aja rasanya sudah excited banget, ditambah lagi rencana mudik ke Jambi dengan membawa Atilla, jadi tambah semangat deh lebarannya. mudik lebaran itu seperti sebuah rutinitas, buat kebanyakan orang dilakukan tiap tahun (tiap lebaran). tapi Ayah dan Bunda sudah membuat kesepakatan untuk merayakan lebaran bergantian, jika tahun ini di Jambi berarti tahun depan di Bekasi, begitu seterusnya. mudik itu tujuan utamanya untuk menyambung silaturrahmi dengan keluarga Ayah. karena selama ini kita tinggal di Bekasi, maka mudik ke Jambi buat Ayah sudah seperti sebuah keharusan. kalau di bekasi, ketika Ayah dan Bunda berbuat salah atau khilaf kepada Odung atau Ati kan bisa langsung minta maaf, karena setiap hari bertatap muka. tapi kalau dengan keluarga jambi kan ngga, sebab itulah mudik itu jadi penting buat Ayah. memang selain mudik, media telpon atau sms sudah sering digunakan untuk bersilaturrahmi, tapi tetap saja bertatap muka langsung itu menjadi sebuah keharusan buat Ayah. malah jika memungkinkan, Ayah kepingin sesering mungkin untuk mudik ke Jambi agar hubungan silaturrahmi dengan keluarga Ayah di Jambi tetap terjaga, dan mudah-mudahan itu juga dapat -setidaknya- menyenangkan hati kedua orang tua Ayah (Datuk & Nyai) aminOkelah, Cerita lebaran kali ini kita mulai dari sholat 'ied. biasanya keluarga kita melaksanakan Sholat 'ied di lapangan dekat rumah. tapi tahun ini Ayah dan Bunda sholat 'ied di di komplek rumahnya Ayah Roy di Tambun. karena disana itu komplek baru, jadi sholat 'ied-nya pun jadi sholat 'ied yang pertama dilakukan disana. kebetulan Ayah dapat "tugas" disana. karena takut datang telat, akhirnya kita nginap malam takbiran di rumahnya Ayah Roy dan Bunda Nina. Alhamdulillah pelaksanaan sholat 'ied-nya berjalan dengan lancar. oh ya, Bunda sebenarnya ngga ikut sholat ied. Bunda menunggu di rumah saja menemani Atilla. setelah sholat ied kita sempat foto-foto dulu di depan rumahnya Ayah Roy. Ayah roy sekeluarga (sama Bunda Nina, Mba Fal dan Mba Kal) trus kita sekeluarga (Ayah, Bunda dan Atilla) bergantian saling difoto buat kenang-kenangan. terus kita segera pulang ke rumahnya Odung. Alhamdulillah tahun ini keluarga Odung bisa kumpul lengkap. Ayah Iyo, Ibu Rena dan Mba Raisha juga ada. sampai disana kita langsung bikin sungkeman sama Odung dan Ati. setelah sungkeman selesai, langsung deh menyantap makanan khas lebaran ala Ati; ketupat lebaran kuah opor ayam. nyam..nyam...nyam... lezaaat.
hari itu, kita sekeluarga besar rame-rame menuju ke Tangerang, rumahnya Mami. disana sudah kumpul seluruh keluarga Rikin. Keluarga Mami, terus keluarga Kelapa Gading (Mama Nana), Keluarga Ciputat (Keluarga Om Yaya), Cinere (Keluarga Om Tata), Kepu (Keluarga Om Pura dan Tante Idar) pokoknya lengkap deh semua. Sebenarnya kita dari bekasi sama-sama berangkat dengan 1 mobil, visto. biasanya sih muat masuk semua, tapi kali ini kaya'nya tu visto udah ga bisa nampung lagi sekaligus 12 Orang. akhirnya Ayah, Ayah Roy dan Ayah iyo turun di Tol Jati Bening, terus naik bis ke tangerang. untung aja kebetulan banget ada bis yang langsung bisa turun di depan kompleknya Mami. Pulang dari Tangerang, kita langsung menuju Pondok Kelapa, kerumahnya Wa' Utin. disana kita ngga' lama-lama karena sudah sore dan masih ada satu lagi tempat tujuan kita yaitu kediaman keluarga Ibu Rena di Depok.
Di Pondok Kelapa kita tukeran mobil, minjem mobilnya Mama Nana karena kapasitasnya lebih besar. jadi muat semua deh, g perlu ada yang naik bis lagi. dari Pondok Kelapa Menuju Depok, Bunda Rena sibuk nyari bakso atau mie ayam. tapi mungkin karena lebaran, banyak tempat makan yang tutup. kalaupun ada yang buka, sudah kehabisan. tapi setelah sampai di Depok akhirnya dapet juga baksonya, walaupun cuma bakso gerobak. alhamdulillah hari ini tercapai sudah makan bakso dan yang paling penting adalah tercapai sudah niat silaturrahmi dan bermaaf-maafan dengan keluarga besar Ati dan Odung. walaupun agak capek, tapi lega rasanya bisa memanfaaatkan waktu di hari lebaran ini dengan sebaik-baiknya.
Pulang dari Depok mata sudah ngantuk dan badan sudah letih. nikmat banget rasanya kalau sampai Bekasi langsung tidur. tapi ternyata hari ini belum berakhir. satu tugas masih menunggu di rumah yaitu packing barang-barang yang akan dibawa mudik ke Jambi esok pagi.
13.19 |
Category: |
0
komentar

Comments (0)