Sepertinya Atilla sudah mulai memahami dan belajar dari lingkungan dan orang-orang di sekitar Atilla. sudah mudah dapat berkomunikasi, walaupun baru sebatas isyarat dan dan suara saja. sudah bisa diajak tertawa, berteriak, dan menunjukkan ekspresi-ekspresi yang lain yang menunjukkan bahwa kamu sudah mulai peka dengan lingkungan. kamu juga mulai menunjukkan rasa penasaran yang tinggi terhadap semua hal di sekitar kamu, apa pun itu bahkan terhadap tubuh kamu sendiri. seringkali terlihat kamu menggerak-gerakkan tangan kamu, membuka dan menutup telapak tangan serta memperhatikan gerakannya, sering juga kamu membunyikan getaran "brrrrr" dari dua bibir kamu yang tertutup, atau meniup tangan dan menghasilkan bunyi "brrrr" yang sama. berceloteh (babbling), memasukkan tangan ke mulut, memasukkan mainan ke mulut, memasukkan kertas, kain, handuk, piring, kapas, buku, sudut meja, kursi, laptop dan apa saja yang terjangkau oleh tangan kamu kedalam mulut. kata orang, mungkin itu disebabkan gusi kamu yang gatal karena mau tumbuh gigi. tapi kalau manurut ayah kamu penasaran aja. memenuhi rasa penasaran kamu adalah hal yang menyenangkan buat kamu. dan kamu belajar banyak hal dari rasa penasaran yang menyenangkan itu. Pernah suatu saat kamu sangat penasaran dengan isi laci bunda, kebetulan posisi laci itu dibawah, jadi kamu bisa membukanya. didalam laci itu beberapa botol minuman (vitamin You C1000), satu persatu botol itu kamu ambil dan lempar ke lantai. botol pertama berhasil terlempar jauh. "prankk!!" suara botol kaca / beling itu terjatuh dan menggelinding di lantai. penasaran, kamu ambil botol kedua. sama seperti botol pertama, yang kedua ini juga tidak pecah setelah terlempar ke lantai. masih penasaran, lalu kamu ambil botol yang ketiga dan melemparkannya dengan tenaga yang mungkin lebih besar dari lemparan pertama dan kedua. berhasil!!!! botol ketiga pecah berkeping-keping. mau tau ekspresi kamu saat itu? bengong (melongo). mungkin kamu blm menyadari sepenuhnya apa yg baru saja terjadi. lalu bunda datang menghampiri kamu, dan berkata dengan pelan "Atilla, pecahan botol itu bisa membuat luka dan rasa sakit. jadi atilla tidak boleh memecahkan botol lagi, supaya kita tidak terluka". entah kamu mengerti atau tidak, yang pasti sekarang setiap kamu membuka laci bunda dan mulai menyentuh botol lagi, ayah dan bunda cukup mendehem "ehmmm", dan kamu seperti segera mengalihkan perhatian kamu dari botol itu ke hal-hal yang lain.
Atilla sebenarnya punya beberapa mainan yang cukup bagus dan lengkap. mulai dari bermacam-macam teethers, music box, baby book, crib toys dll. mainan-mainan tersebut ada yg merupakan hadiah dan ada juga yang dibelikan oleh bunda.
tapi sepertinya permainan yang sangat menyenangkan buat kamu itu ya belajar tentang hal-hal baru / benda-benda baru yang ada di sekitar kamu. permainan-permainan yang bagus-bagus itu cuma menarik perhatian kamu sesaat saja, untuk selanjutnya kamu mencari hal-hal lain yang bisa kamu mainkan di sekitar kamu. seringkali malah benda-benda yang terlihat sederhana justru yang menarik minat kamu. contohnya tutup gelas, tutup botol, atau tutup apapun juga, sedotan, sisir bayi, box perlengkapan bayi, dan kertas-kertas. kamu terlihat sangat interest dengan benda-benda seperti itu, malah kesenangannya terlihat lebih ketimbang memainkan mainan yang beneran. kadang-kadang kalau mainan-mainan itu diambil dari tangan kamu, kamu langsung ngamuk, nangis kenceng dan ngambek.
Sebetulnya Ayah senang-senang saja melihat kamu bisa mengeksplorasi benda-benda disekitar kamu. bergerak sesuka kamu dan mengambil apa saja yang ada didekat kamu. melihat kamu menggoyang-goyangkan benda yang ada di tangan kamu, memukulnya, membuang dan memasukkannya ke dalam mulut. selama benda-benda tersebut aman dan bersih, tidak masalah. lagipula mungkin kegiatan seperti itu memang lazim dilakukan dalam tahap perkembangan anak seusia kamu. tapi kelihatannya Bunda merasa tidak tega melihat kamu bermain dengan mainan-mainan "sekedarnya" itu. Bunda sampai berkali-kali bilang ke Ayah kalau bunda pengen banget belikan Atilla mainan baru. akhirnya niat bunda kesampean juga, kamu dibelikan mainan kuda-kudaan. kira-kira sebesar mainan odong-odong, bisa dinaikin, didorong, ada musik dan lampunya. kelihatannya kamu suka.
Mungkin karena kamu selalu bersama mba fal dan mba kal di rumah, kelihatannya sekarang kamu sudah "nyambung" banget jika bermain bersama mereka. kamu selalu mudah tertawa jika diajak bermain
atau bercanda. kadang bahkan tertawanya sampai terkekeh-kekeh. kalau mba fal dan mba kal datang dari tambuh setelah weekend, kelihatan kalau kamu itu senang banget. mungkin sesama anak kecil punya bahasa tubuh yang sama kali ya, soalnya kadang-kadang ayah bersusah payah melucu supaya kamu tertawa tapi tidak berhasil, tapi kalau mba fal atau mba kal yg melucu sedikit aja Atilla bisa langsung tertawa. ngga masalah sih sebenernya, dengan siapapun kamu bermain tidak masalah yang penting bisa melihat kamu tertawa riang dan gembira, itu sudah cukup memberikan kegembiraan yang sama kepada ayah dan bunda.
Akhir-akhir ini kamu sangat suka dengan bola dan balon. kalau melihat kedua benda tersebut kamu langsung buru-buru ingin mengambilnya. mungkin karena tau kamu suka bola, Ati membelikan kamu bola basket kecil sama ring basketnya. tapi sepertinya ring itu tidak akan berguna, soalnya kamu lebih senang bola itu di buang-buang atau ditendang. oh ya, ayah senang sekali membuat kamu berdiri dan mengangkat badan kamu untuk menendang bola. jika sudah begitu, tidak susah mendengar riangnya tertawa dan senyum gembira yang terpancar di wajah kamu.

let the children play, because it is their world
Atilla sudah memasuki usia 8 bulan. waktu terasa berjalan sangat cepat, tidak terasa ya, tau-tau kamu sudah 8 bulan aja. sebetulnya waktu berjalan begitu-begitu saja, tapi bagi kita yang kurang memperhatikan (menghargai) waktu, dia terasa seolah-olah berjalan sangat cepat, sehingga kita merasa seolah semuanya terjadi secara tiba-tiba, padahal sebenarnya kita yang melupakan proses yg terjadi didalam rentang waktu itu. masih teringat jelas moment-moment kehamilan bunda sampai kelahiran kamu, eh sekarang serasa tiba-tiba kamu sudah gede aja. sudah rajin merangkak kesana-kemari, berdiri-duduk sendiri dan memegang botol susu sendiri. Ocehannya juga sudah bervariasi, tidak lagi cuma "a..a..a.." saja, tapi sudah nya..nya..nya", "ne..ne..ne..", "pa..pa..pa.." dll.
Makannya Atilla tambah mantab, alhamdulillah. badan sih emang ngga' gede, tapi juga ngga' kurus koq. montok malah. mungkin karena faktor ASI juga, sampai hari ini Atilla masih mengkonsumsi ASI. malah tambah menjadi-jadi nenen-nya. wah kalo soal ini, bener-bener deh, kamu tu sekarang bunda-minded banget. begitu liat bunda langsung ngek-ngok (pura2 nangis gt) padahal sebelumnya biasa-biasa aja. begitu sama bunda langsung diem deh. uuhh ayah ngiri deh. tapi sayangnya kalo sama bunda kamu jadi ngga' mau yg lain selain ASI. makanan yg lain dicuekin aja jadinya. bubur, buah ngga' laku deh. pokoknya nenen! titik.!
Sekarang keliling-keliling komplek naik motor sebelum ayah berangkat kerja sudah menjadi kegiatan rutin kamu. kelihatnnya kamu senang dan menikmati kegiatan baru itu, soalnya ketika baru dinaikin ke motor aja kamu langsung senyum sumringah. waktu motornya sudah jalan, sesekali kamu teriak kegirangan. kadang-kadang walaupun sudah agak jauh dari rumah tapi kata Ati dan Bunda suara teriakan kamu masih terdengar sampai ke rumah. tapi senyum sumringah dan tawa kegirangan itu seolah lenyap begitu ayah dan bunda siap-siap pergi untuk bekerja. wajah kamu langsung tanpa ekspresi, disalimin kadang-kadang ngga mau, dan suka memalingkan wajah kalau kita ngucapin salam untuk pergi. entah karena kebetulan saja atau tidak, mungkin itu mencerminkan perasaan kamu. kamu ingin ditemani, diajak bermain, dilindungi dan tidak ingin ditinggalkan. untuk hal satu ini ayah cuma bisa menjawab "ayah juga ingin selalu bermain bersama, selalu menemani kamu, melindungi dan tidak meninggalkan kamu, tapi ayah punya kewajiban sebagai kepala rumah tangga yg memaksa ayah untuk tidak bisa selalu bersama kamu, jadi
maaf aja ya sayangku... ".
Ayah sekarang sudah terlatih ditinggal berdua saja sama kamu, sudah tidak panik. beberapa waktu yang lalu bunda pernah pergi dan menginap di kawasan puncak untuk kegiatan sekolahnya. karena kamu ngga' ikut sama bunda, jadi 2 hari itu kamu full bersama ayah dirumah. semua kegiatan yang berkaitan dengan kamu ayah kerjakan sendiri (kecuali membuat makan, sudah disiapin sama Ati). tapi untuk memandikan, nyuapin, menidurkan, ganti popok, bermain dan memberi susu kamu ayah lakukan semuanya sendiri. mau tau rasanya gimana? rasanya capek dan menyenangkan. disatu sisi memang melelahkan mengurusi segala seusatunya sendiri, tapi disisi lainnya sangat menyenangkan punya waktu yang banyak untuk bersama kamu, melihat kamu sejak membuka mata sampai tertidur kembali, melihat senyum dan tangis di wajah kamu, itu yang membuat rasa lelah itu sirna seketika.
Akhirnya ayah merasakan juga apa yg bunda rasakan selama ini, yaitu berkurangnya waktu tidur. selama ini kamu bener-bener rewel kalau ada bunda. bahkan kalau sedang rewel-rewelnya, bisa terbangun diwaktu malam hampir tiap setengah jam.
tapi bunda punya cara ampuh menenangkan kamu, cukup dikasih ASI, langsung deh tenang seketika. tapi sewaktu bunda tidak ada dirumah, saatnya tidur adalah saat-saat yang paling mendebarkan buat ayah. dag..digg...dug.. (lebay :P). dalam pikiran ayah udah bilang "wah.. ngga' bisa tidur ni" / "alamat begadang deh..." dll. ternyata eh ternyata, kenyataannya ngga seberat yang dibayangkan. selama sama ayah, kamu ngga' rewel-rewel amat. mungkin kamu tau kalau ayah ngga bisa kasih kamu ASI, jadi kamu cuek aja, "ngapain juga rewel ngga' ada hasilnya". begitu kira-kira yg ayah pikirkan tentang pikiran kamu.. jangan dipikir lagi kalimat itu, ribet.